susu kental manis

Susu Kental Manis Ternyata Bukan Susu, Apa Bedanya?

Beberapa waktu terakhir masyarakat sempat dihebohkan dengan pernyataan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) bahwa susu kental manis bukanlah susu. Hal ini karena berdasarkan pada kenyataan bahwa kandungan gula jauh lebih mendominasi dibandingkan kandungan susu. Lantas bagaimana dengan berbagai merk susu kental manis yang beredar? Memang kini banyak produk susu kental manis yang tidak lagi mencamtukan keterangan susu pada produk mereka. Beberapa produk memilih membranding dengan istilah ”krimer kental manis” atau “kental manis” saja. Ulasan berbagai produk susu kental manis bisa Anda baca lebih lanjut di sini. Nah, sebenarnya apa saja yang membuat susu kental manis dinyatakan bukan susu? Mari kita simak penjelasan dan faktanya.

susu kental manis

Susu Kental Manis Ternyata Bukan Susu, Apa Bedanya?

  1. Sekilas Tentang Susu Kental Manis

Susu kental manis adalah produk makanan olahan berbentuk cairan kental pekat yang didapat dengan menghilangkan sebagian air dari campuran susu dan gula hingga pada kepekatan tertentu. Susu kental manis ini termasuk dalam jenis susu evaporasi. Diklaim bahwa susu kental manis memiliki kandungan protein, vitamin, mineral dan juga lemak. Produk ini dipasteurisasi dan dikemas dengan proses yang kedap. Penambahan gula pada produk ini juga memiliki fungi sebagai pengawet. Produk ini, selain banyak digunakan untuk minuman, juga sering digunakan untuk campuran berbagai makanan.

  1. Kandungan Nutrisi

Sebenarnya agak kurang tepat jika disampaikan bahwa susu kental manis tidak mengandung susu. Pada banyak produknya, kandungan susu mencapai 20% dari total keseluruhan komposisinya. Pada proses pembuatannya, sebagian dari susu segar diuapkan dan kemudian ditambahkan dengan gula sekitar 50%nya. Hal ini membuat kandungan gula yang terdapat dalam susu kental manis menjadi lebih mendominasi. Selain itu, kadar karbohidratnya juga lebih tinggi dan kandungan protein yang lebih rendah dibandingkan dengan susu bubuk full cream.

  1. Kurang Baik Untuk Anak

Dalam tayangan iklan berbagai merk susu kental manis, banyak yang menampilkan anak usia di bawah lima tahun sebagai bintang iklan. Hal ini sering menimbulkan persepsi di masyarakat bahwa susu kental manis boleh dikonsumsi untuk balita. Padahal, sebagian besar kandungan dalam susu kental manis adalah gula. Nah, inilah yang membuat susu kental manis lebih cocok dianggap sebagai pemanis dengan aroma susu dibandingkan dengan minuman susu.

Baca Juga :  Lenovo Ideapad 330, Laptop 3 Juta-an dengan Beragam Keunggulan!

Kondisi tersebut yang menjadi kurang baik apabila dikonsumsi oleh anak. Adapun kebutuhan gula untuk anak usia 1 – 3 tahun hanya berkisar 13 – 25 gram per hari. Apabila susu kental manis diminum secara reguler, maka angka konsumsi gula lebih banyak daripada yang disarankan. Hal ini memicu berbagai permasalahan kesehatan pada anak, termasuk kemungkinan obesitas dan juga gangguan pertumbuhan lain.

  1. Rekomendasi Untuk Produsen Susu Kental Manis

Sebelumnya seperti yang telah disinggung, iklan produk susu kental manis kini tidak lagi diperbolehkan menayangkan iklan dengan menampilkan anak usia kurang dari lima tahun. Selain itu, tidak diperkenankan memberikan tampilan visual bahwa susu kental manis menjadi pelengkap gizi atau setara dengan produk susu lain. Terakhir, direkomendasikan untuk tidak menggunakan istilah susu pada produknya. Oleh sebab itulah, kini banyak produk susu kental manis yang telah berubah istilah menjadi krimer kental manis atau kental manis. Kemudian, produk kental manis juga dilarang tayang di jam tayangan anak anak.

susu kental manis

Itu dia sekilas fakta dan penjelasan mengapa susu kental manis kini tidak lagi tergolong sebagai susu. Namun demikian, produk ini tetap laris di pasaran karena berbagai fungsi lain yang bisa dimanfaatkan untuk banyak makanan.