cara menggunakan tespek

Awas Salah, Begini Menggunakan Tespek yang Benar!

Salah satu hal yang paling diharapkan oleh wanita yang baru saja menikah adalah mengandung buah hati. Maka, hal yang perlu diperhatikan saat mempersiapkan kehamilan adalah nutrisi yang baik, aktivitas fisik yang cukup dan mencatat masa subur. Jika pada masa subur, kamu tidak mengalami menstruasi, bisa jadi itu tanda kehamilanmu. Namun tunggu dulu, untuk menyakinkan diagnoasa awal kehamilan, kamu bisa menggunakan tespek untuk mengetesnya.

Kamu bisa membeli tespek di apotek terdekat. Namun sebelum membeli, alangkah lebih baiknya mengetahui hal yang harus diperhatikan.

Awas Salah, Begini Menggunakan Tespek yang Benar!

Bungkus Test Pack

Ketika akan membeli test pack, perhatikan bungkus test pack, apakah masih bagus atau ada kerusakan. Usahakan untuk membeli test pack dengan masa produksi tidak lebih dari 5 tahun dari penggunaan, sehingga kualitas test pack bisa lebih terjamin.

Cek Tanggal Kadaluarsa

Agar uji kehamilan menunjukkan hasil yang tepat, maka sebaiknya selalu mengecek tanggal kadaluarsa dari produk tespek.

Produk Tespek

Sebelum membeli bertanyalah telebih dahulu kepada apoteker, produk tespek mana yang bisa mendeteksi kehamilan dengan hanya membutuhkan kadar HCG yang tidak terlalu banyak, hal ini dikarenakan tidak semua wanita menghasilkan kadar HCG dalam jumlah banyak.

Selanjutnya, berikut beberapa hal yang harus diperhatikan ketika mengguanakan test pack.

  1. Waktu Pemakaian

Setelah telat menstruasi, sebaiknya kamu menunggu untuk tidak melakukan tes kehamilan terlebih dahulu. Penggunaan test pack yang terlalu dini setelah telat mentruasi, bisa menghasilkan hasil yang samar-samar pada test pack. Lakukan setidaknya 2 minggu setelah telat mentruasi dimana kadar hormon HCG pada urin sudah cukup untuk mempelihatkan hasil yang akurat. Jika merasa kurang nyakin, kamu bisa menggulangi tes kemahilan 1 minggu setelah pemeriksaan awal.

  1. Tes Kehamilan Waktu Pagi Hari

Beberapa produk test pack menyarakankan untuk melakukan tes kehamilan pada pagi hari. Hal tersebut dikarekan kadar urine mempunyai konsentrasi paling pekat karena belum terlalu banyak bercampur dengan air sehingga kadar HCG dalam urin lebih mudah terdeteksi.  Selain itu, agar lebih akurat, lakukan pemeriksaan kehamilan dengan mengambil urine pancar tengah.

Ada dua acara menggunakan test pack yaitu dengan memegang test pack di bawah aliran urin atau kumpulkan urin terlebih dahulu dan celupkan test pack kedalam wadah urin dan lihat hasilnya.

  1. Cek Hasil Kehamilan

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan wanita adalah terburu-buru dalam membaca hasil. Ketika sudah melakukan uji kehamilan menggunakan urin, sebaiknya ikuti instruksi penggunaan test pack dengan menunggu hasil beberapa saat. Saat urin sudah dimasukkan dalam test pack, jendela indikator akan bekerja dengan menunjukkan tanda dua garis atau plus, namun itu bisa jadi merukan tanda bahwa alat tersebut sedang bekerja. Tunggulah hasilnya 2-5 menit setelah pengambilan urin untuk mendapatkan hasil yang lebih menyakinkan.

Selain itu, kesalahan pengecekan selanjutnya adalah terlalu lama dalam membaca hasil tes. Kenapa? Karena jika melewati 5 menit, test pack akan tetap bekerja dan merubah hasilnya karena sudah tidak ada lagi kadar HCG pada urin. Jika test pack sudah terpakai, sebaiknya tidak digunakan lagi agar hasil pemeriksaan lebih akurat.

Jika hasil pemeriksaan positif atau dua garis, maka sebaiknya segera konsultasikan kepada dokter kandungan, namun jika hasil negatif, kamu tetap harus memperhatikannya. Jika dalam seminggu setelah pemeriksaan tidak menstruasi, maka sebaiknya diperikasa ulang karena bisa jadi ketika melakukan tes kehamilan, kadar HCG dalam urin belum terdeteksi oleh alat.

So, lebih berhati-hati dan ikuti aturan penggunaan tespek ya agar hasil kehamilanmu lebih menyakinkan.