niat zakat fitrah 1

Inilah Niat Zakat Fitrah yang akan Membuatmu Semakin Fitrah di Hari Raya

Mendekati hari raya, persiapan menuju fitrah harus disiapkan dengan ketulusan hati dan keikhlasan. Momen lebaran merupakan sarana kita untuk kembali fitri dan berserah kepada sang pencipta. Sebulan puasa menikmati malam-malam Ramadhan, disertai dengan dzikir dan memaknai ayat Al-Quran adalah satu cara kita mempersiapkan diri kita yang baru menjadi fitrah kembali pada hari raya Idul Fitri. Kewajiban-kewajiban sebagai umat muslim tentunya kita laksanakan. Seperti membayar zakat fitrah pada hari raya. Dalam melakukan zakat fitrah tersebut tentunya kita harus paham niat zakat fitrah serta paham juga tentang orang-orang yang wajib berzakat.

Zakat fitrah salah satu cara terbaik yang ditentukan oleh Islam untuk laki-laki maupun perempuan dalam kaitannya menyucikan diri seperti pertama kali manusia lahir ke bumi. Zakat fitrah diwajibkan pada orang-orang yang mampu dan berkecukupan serta wajib bagi umat muslim yang sudah memenuhi syarat berzakat untuk bisa berzakat. Setiap umat muslim wajib berzakat dan melakukan niat zakat fitrah sesuai dengan kemampuan dan penghasilan yang dimiliki. Zakat fitrah merupakan kewajiban atas dirinya sendiri, artinya barang siapa umat muslim berzakat di jalan Allah, maka itu adalah kewajibannya atas diri sendiri.

Nah mungkin masih ada juga yang belum memahami berapa sih biaya yang kita keluarkan untu zakat? Tentunya masih sedikit pula musim yang paham bagaimana perhitungan besaran zakat fitrah. Secara umum zakat fitrah yang dikeluarkan masing-masing orang adalah 2,5 kg Beras atau 3,5 liter, apabila zakat ini mau diganti dengan uang, maka nilai uang tersebut harus setara dengan 2,5 gram beras. Nah oleh karena itu perlu dipahami setiap muslim yang akan berzakat maka zakatnya senilai 2,5 gram beras.

Baca Juga :  e-Filing Pajak: Fasilitas yang Memudahkan Pelaporan Pajak secara Online

niat zakat fitrah 2

Zakat tersebut nantinya akan disalurkan kepada orang-orang yang berhak yang yang termasuk ke dalam orang-orang ditetapkan sebagai penerima Zakat yaitu orang-orang Fakir, orang-orang miskin, amil, Hamba sahaya, muallaf, Gharimin, ibnu sabil, dan fisabilillah. Pendapat para ulama secara umum orang-orang yang wajib didahulukan sebagai penerima zakat adalah orang-orang fakir miskin.

Prosedur untuk Pembayaran Zakat Fitrah Menjelang Hari Raya :

  1. Niat Zakat Fitrah karena Allah SWT
  2. Mendatangi panitia Zakat yang tersebar di masjid
  3. Menyerahkan zakat fitrah diri kita kepada panitia zakat, dengan nilai zakat fitrah per individu yakni 2,5 Kg Beras.
  4. Melakukan persetujuan/deklarasi dengan panitia zakat
  5. Setelah itu Panitia zakat akan menerima zakat tersebut dengan membaca doa sebagai tanda zakat kita diterima.

Nah berikut ini adalah Niat Zakat Fitrah yang Harus Dipahami

Niat Zakat Fitrah untuk personal atau diri sendiri “ Nawaitu An Ukhrija Zakaatal Fithri’An Nafsii Fardlol Lillahi ‘Ta’Alaa” yang artinya adalah “Saya mengeluarkan Zakat Fitran atas diri saya sendiri, Karena Allah ta’ala”

Setelah paham niat zakat dan artinya, tentunya kita semakin ingin bisa terus mengeluarkan zakat terutama, sodaqoh, dan infaq sebagai penambah pahala surga. Penting untuk kita berzakat, hal ini memiliki makna kita berzakat maka kita telah menyucikan diri kita dari dosa-dosa yang telah kita lakukan di dunia ini.

Tidak lupa juga di momen hari raya tahun ini yang sedikit berbeda, selain kita harus paham untuk niat berzakat untuk diri sendiri, terdapat beberapa jenis juga niat zakat yang selengkapnya bisa dibaca di sini. Menjelang idul fitri kita harus punya rasa empati bagi saudara-saudara kita yang saat ini kondisinya sedang tidak baik-baik saja.Semoga hari raya tahun ini menjadikan kita sebagai manusia yang baru dengan niat zakat yang tulus dan ikhlas.

Baca Juga :  Tahukah Kamu Apa Itu KJP Plus? Selengkapnya Baca Artikel Ini!